Rabu, 11 Maret 2015

Senyuman



Jauh kumemandang
Melihatmu jelas dalam bayangan
Menukik lurus terus kedepan
Mencari jalan yang terang
Mengharap kasih dan sayang


Senyummu terukir jelas dijidatkku
Melenggok lenggok dalam tersipu
Wahai kau wanita~wanitaku
Buang jauh masa~masa yang telah berlalu
Yaitu masa~masa kau menggodaku


Senyummu
Yah, senyuman itu
Senyum yang penuh haru
biru
Menggelitik tajam dalam coretan kalbu
Apakah ini yang dinamakan Senyuman rindu

Selasa, 03 Maret 2015

Doa senjaku



Tuhan.....
Tolong genggam selalu tanganku
Dimanapun Aku berada
Berikan Aku kekuatan
Tuk melawan kepura-puraan dunia
Tuhan.....
Aku letih dengan tidak baiknya sikap orang 
Yang seharusnya mengerti niat baikku
Mengapakah Engkau mengizinkan
Orang yang kubaiki
Tidak berlaku baik kepadaku?
Aku tahu,ini pasti untuk kebaikanku
Maka Aku mohon Tuhan...
Kuatkanlah keikhlasanku
Untuk memperbaiki sikapku
Terhadap orang dan keadaan
Yang tak bisa kuperbaiki
Tuhan......
Tolong kosongkanlah dadaku dari beban

Ku tau hanya Kaulah yang bisa ku andalkan
Tuk melepaskan semua beban.
Aamiin..............

Minggu, 01 Maret 2015

Hening Malam


Ya tuhan  
Engkaulah sang Khalik alam semesta 
Aku bersujud dan menyembah kepadaMu 
Untuk dapatkan hidayah dariMU 

Di hening malam yang sunyi 
Ku bersujud bersimpuh segenap hati 
Luruhkan gelisah dan beban nurani 
Menadahkan kedua tangan memohon keharibaanMU Ya Rabbi 

Dinginya suhu dini hari 
Mengajakku lantunkan ayat suci 
Penenang gejolak hati pelipur jiwa yang sunyi butiran tasbih menuntunku 

Panjatkan syukur agungkan kebesaranMU 
Ya Rabbi  Pasrahku dalam do'a Atas segala 
Cobaan dan ujian  Berat namun  ikhlas kuterima 
Bersama derainya air mata 

Mohon limpahkanlah kesabaran hati lapangkanlah dada  Ku serahkan segala derita diri 

Dan yakinku kodratMU  adalah yang terbaik untukku 
Ya Rabbi Ampunkanlah atas segala khilaf dan dosa diri Kuatkan tegarkan dari rapuhnya jiwa Sabar dan ikhlaskanlah hati Atas segala ketetapanMU

Lelap Malam


Ku rebahkan tubuhku
Menghapus segala lelahku

Resahku serta gundahku
terlelap dalam sang malam

Membalut segala kegelisahan
Menghantui malamku ini

Ada kah Mimpi menjemput malamku
Menepis Rasa pilu

Tak ingin kurusak malamku dengan air mataku
Seperti ku merusak siangku menjadi pilu

Ku rangkai bait demi bait syair malamku
Untuk malamku yang tak tentu

Kamis, 26 Februari 2015

Jingga Pelitaku




Dalam diam aku memaknai hadirmu
dalam diam kau datang genggam jemariku
dalam diam awal aku mengenal kamu
Jingga pelitaku

Senja didesah nafas malam memanja
sebarisan kata kau ukir dipalung jiwa
kala aku berdiri diantara seribu kaki
yang membelenggu leluasaku berirama

Lalu malam meniba membawa serta hampa
kau dan aku mengembara selusuri
titiktitik beku ruang waktu
Sekelebat rindu membias dibola matamu
dan aku mengerti ada lara yang terpendam dijiwa

Jingga aku memanggilnya Jingga
sekuntum mawar jingga kusemat didadanya
karena jingga akupun sempurna

menata kepingkeping rindu yang pernah
dihempas gelombang rasa
Jingga sahabatku dan aku sahabat Jingga
Aku dan Jingga bagaikan Puisi didamainya Jiwa

Cerita Raut Semalam




Cerita raut malam,
aku berkesah...
Tentang pahitnya sebuah kerinduan
yang tercecap dalam secangkir kopi
kali ini...

Degup jantungku seakan tak henti
memanggil sebuah nama,
nama-mu....

Engkau kedung malam-ku
Lalu tangan malam mendekapku
mengecup kening-ku dan tersenyum;
bahwa engkau  merindukan-ku




Kan kurengkuh dirimu dalam pelukku 
Ku bawa melayang jauh bersamaku 
Mengelilingi hamparan langit biru 
Bersama sejuknya kalbu 

Terayun lepas langkahku 
Terjebak dala rindu 
Melangkah  bebas bersamamu 
Menuju pelaminan rindu



Jatuh hati kepadamu


Srikandi menari~nari diatas pelangi
Dengan lincah terus melentikkan jemari
Menyelesaikan tarian dengan lemah gemulai
Sampai hati terkula

Ada apa dengan rasa ini
Sekian lama menjadi ~ jadi
Gemetar tak terkendali
Ingin rasanya dibuai

Fajar datang menerangi
Senja tiba membujuk pelangi
Srikandi telah jatuh hati
Sulit untuk ditutupi

Menunduk tanpa arti
Tertawa terasa geli
Kapan tiba rasa ini
Sunyi sepi menguasai
Tarian hampir selesai
Srikandi mulai membuka hati.....😉