Minggu, 01 Maret 2015
Lelap Malam
Ku rebahkan tubuhku
Menghapus segala lelahku
Resahku serta gundahku
terlelap dalam sang malam
Membalut segala kegelisahan
Menghantui malamku ini
Ada kah Mimpi menjemput malamku
Menepis Rasa pilu
Tak ingin kurusak malamku dengan air mataku
Seperti ku merusak siangku menjadi pilu
Ku rangkai bait demi bait syair malamku
Untuk malamku yang tak tentu
Kamis, 26 Februari 2015
Jingga Pelitaku
Dalam diam aku memaknai hadirmu
dalam diam kau datang genggam jemariku
dalam diam awal aku mengenal kamu
Jingga pelitaku
Senja didesah nafas malam memanja
sebarisan kata kau ukir dipalung jiwa
kala aku berdiri diantara seribu kaki
yang membelenggu leluasaku berirama
Lalu malam meniba membawa serta hampa
kau dan aku mengembara selusuri
titiktitik beku ruang waktu
Sekelebat rindu membias dibola matamu
dan aku mengerti ada lara yang terpendam dijiwa
Jingga aku memanggilnya Jingga
sekuntum mawar jingga kusemat didadanya
karena jingga akupun sempurna
menata kepingkeping rindu yang pernah
dihempas gelombang rasa
Jingga sahabatku dan aku sahabat Jingga
Aku dan Jingga bagaikan Puisi didamainya Jiwa
Cerita Raut Semalam
Cerita raut malam,
aku berkesah...
Tentang pahitnya sebuah kerinduan
yang tercecap dalam secangkir kopi
kali ini...
Degup jantungku seakan tak henti
memanggil sebuah nama,
nama-mu....
Engkau kedung malam-ku
Lalu tangan malam mendekapku
mengecup kening-ku dan tersenyum;
bahwa engkau merindukan-ku
Kan kurengkuh dirimu dalam pelukku
Ku bawa melayang jauh bersamaku
Mengelilingi hamparan langit biru
Bersama sejuknya kalbu
Terayun lepas langkahku
Terjebak dala rindu
Melangkah bebas bersamamu
Menuju pelaminan rindu
Jatuh hati kepadamu
Srikandi menari~nari diatas pelangi
Dengan lincah terus melentikkan jemari
Menyelesaikan tarian dengan lemah gemulai
Sampai hati terkula
Ada apa dengan rasa ini
Sekian lama menjadi ~ jadi
Gemetar tak terkendali
Ingin rasanya dibuai
Fajar datang menerangi
Senja tiba membujuk pelangi
Srikandi telah jatuh hati
Sulit untuk ditutupi
Menunduk tanpa arti
Tertawa terasa geli
Kapan tiba rasa ini
Sunyi sepi menguasai
Tarian hampir selesai
Srikandi mulai membuka hati.....😉
Hanya Sementara untuk kita
Bila sudah sampai waktuku
Aku akan tersenyum lepas padamu
Dan bila sampai masaku
Tak seorangpun boleh merayu
Jika tiba waktuku
Segenggam do'a yang kuharap padamu
Bila aku pergi meninggalkanmu
Berarti di surga aku sedang menunggu
Bila aku tak disisimu
Dilangit biru aku melihat senyum manismu
Dan bila aku benar~benar mendahuluimu
Jangan pernah engkau meneteskan air matamu
Karena didunia ini kita hanya sementara
Karena akheratlah yang kekal selamanya
Jika engkau menyanyangiku, maka sayangilah dirimu dulu.
Kegaguman ini hanya untukmu.💪💪💪
Rabu, 25 Februari 2015
Ku toreh Syairku disini ..
termangu di sudut ruang memandangmu fotomu
Dirimu .. ohh aku terpesona, indah
Senyum tipismu merekah menggoda awan, manis
Kau menoleh sekejap, aku merunduk, malu
Bergolak dalam pesonamu ..
Menjalar kehati dan ditikam dalam
Kau sebarkan aroma surga yang kau genggam
Terpana, Ada Rasa, menjalar dalam,
Berkutak dengan kagum yang meninggi
terdiam saat angin melintas di depan
Seketika semerbaknya meletus, aromamu
Membius sadarku
Aku katakan pada hati yang menghiba
bagaikan kenari yang bertengger dilidah cemara
Memainkan ekor, melambai, sembari bermain irama dengan alam
Aku beteduh disana, memandangmu dalam kagum yang berbisik
Kau indah, tak tergapai, tak sampai, tangan ku dangkal
Diam dalam kagum, tak ada suara yang berbunyi, apalagi puji
Seolah tak acuh, tak suka, tak tergoda, namun sebenarnya ada,
Apa aku takut? Mungkin. Kau istimewa, lebih indah dari nirwana
Diam dalam kagum, ku memimpikanmu dengan caraku,,,
Dirimu (*-^)
Genggam jemariku
Genggam jemariku,jangan lepaskan
meski aku terkadang melakukan kesalahan
meski langkahku kadang tertinggal
meski jarak memisahkan kita
Berjanjilah,
untuk tetap mengenggam jemariku
seperti angin yang senantiasa menyatukan genggaman kita
tanpa jemu
Kan terus kugenggam erat jemarimu
Meski langit berubah kelabu
Dan terus kugenggam meski terkadang merasa kelu
Karena lentik jemarimu membuatku terpesona padamu
Jagalah jemari itu
Jangan sampai berubah dan jemu
Bila esok aku lupa padamu
Dengan jemarimu, tamparlah aku
Bila engkau yang melupakanku
Maka kan kuremas lembut jemarimu
Elang feat Ayu (*_^)
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)

.jpg)


